Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

Di zaman yang modern ini masih banyak orang yang durhaka sama orang tuanya. Bukan durhaka seperti malin kundang dahulu, yang tidak mengakui ibu yang telah melahirkannya setelah dia pulang ke kampung halamannya, melainkan durhaka anak zaman sekarang seperti ketika orang tuanya (misalnya Ibu) menyuruh dia untuk melakukan sesuatu akan tetapi dia menundanya atau bisa dia mengeluh ketika disuruh.

Nah, seperti ini juga bisa dikatakan durhaka tidak birrul walidain (berbuat baik kepada kedua orang tua) atau bisa dikatakan juga tidak patuh dengan orang tua. Banyak sekali perintah untuk berbakti atau berbuat baik kepada orang tua.

Perintah tersebut tidak hanya ada di dalam Al Qur’an, tetapi di dalam hadis pun ada, seperti dalam hadis Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wasallam. Ketika beliau ditanya oleh seorang sahabat Abdullah bin Mas’ud RA :

Amal apa yang paling dicintai Allah?. Nabi bersabda: “shalat pada waktunya”.
Ibnu Mas’ud bertanya lagi: “kemudian apa lagi?”.
Nabi menjawab: “Kemudian birrul walidain”.
Ibnu Mas’ud bertanya lagi: “kemudian apa lagi?”.
Nabi menjawab: “jihad fii sabiilillah”.
demikian yang beliau katakan, andai saja aku bertanya lagi, sepertinya beliau akan menambahkanya lagi. (HR. Bukhari dan Muslim)

Penasaran dengan  4 Cara Menjadi Artis Terkenal Dengan Mudah Tanpa Ikut Casting!

Terdapat juga dalam QS. al Israa’ ayat 23-24 yang artinya:
“Dan Tuhan mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada orang tuamu. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya dengan perkataan “Ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu kepada keduanyadengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ” Ya Tuhan ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” [ al-Israa’: 23-24]

Tidak hanya diperintahkan saja, barang siapa yang berbakti kepada keduanya maka dia akan dilapangkan rizki dan dipanjangkan umurnya, dimudahkan segala urusan yang sedang dialami dan akan dimasukkan kedalam surga Allah.

Jadi, dari penjelasan sebelumnya kita yang hidup di zaman dulu ataupun di zaman sekarang. Sebaiknya barbaktilah kepada kedua orang tua.

Karena dalam Al Qur’an dan hadis sudah dijelaskan secara rinci bagaimana kita harus memperlakukan kedua orang tua kita. Kita juga tidak rugi karena imbasnya akan kembali ke kita lagi. Jadi banyak manfaat yang kita dapatkan kalau kita berbakti kepada keduanya dan terakhir kita akan hidup bahagia jika kita melakukan apa yang telah diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Penasaran dengan  Tanda-tanda Kiamat Kecil dan Besar

Tinggalkan komentar