4 Cara Budidaya Jamur Kancing untuk Pemula dengan Mudah

Budidaya Jamur Kancing – Jamur merupakan salah satu tanaman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat begitupun dengan jenis yang cukup banyak. Namun beberapa jamur tidak bisa dikonsumsi karena mengandung racun.

Namun ada satu jenis jamur yang cukup banyak dikonsumsi namun harganya mahal karena budidaya yang agak jarang. Jamur kancing atau bernama Agaricus bisporus.

Salah satu jenis jamur yang rasanya enak dengan bentuk hampir seperti tombol bulat, memiliki warna putih bersih, krem, atau coklat.

Jamur kancing adalah jenis jamur yang paling banyak dibudidayakan, jamur ini biasa digunakan dalam berbagai masakan Barat seperti pizza, omelet, gratin, kaserol dan lainnya.

Selain itu wangi dari jamur kancing juga unik, dan berbeda. Untuk anda yang sedang diet maka anda bisa mengonsumsi jamur kancing yang bebas akan lemak, bebas sodium dan juga kaya akan vitamin serta mineral. Selain itu, vitamin B dan potasium serta jamur kancing juga rendah kalori.

Proses Budidaya Jamur Kancing

budidaya jamur kancing

Selanjutnya adalah tahapan yang harus anda lakukan untuk bisa melakukan budidaya jamur kancing, diantaranya adalah :

1. Persiapan bibit

Pertama adalah persiapan bibit khusus jamur kancing. Memang agak sulit menemukan bibit jamur karena jarang yang melakukan jamur kancing.

Disarankan mengunakan bibit F3 agar dapat langsung ditebar pada media tanam dan dibudidayakan hingga masa pemanenan tiba.

2. Persiapan Media Tanam

Jerami padi (100%), kapur pertanian (2,5%), dan bekatul (3%). Untuk menyuplai unsur Nitrogen, Posphor, dan Kalium, media perlu ditambah Urea (0,9%), ZA (1%), dan TSP (1,2%) dari berat jerami padi. Untuk komposisi media tanam ini sudah standar dan sesuai dengan media yang seharusnya.

3. Proses pengomposan

para proses ini hanya ada pada jamur saja khusus. Dimana potong-potong jerami dengan ukuran kurang-lebih 10 – 15 cm, cuci hingga bersih,dan tiriskan hingga kelembapan jerami sekitar 65%.

Penasaran dengan  Alam Bawah Laut Spektakuler dan Resort Berkualitas Menyambut Saat Trip ke Maldives

Selain itu anda bisa Susun jerami dengan tumpukan 10 – 15 cm setelah itu tebarkan campuran media yang terdiri dari bekatul dan juga kapur di atas jerami.

Susun lapisan media berselang seling antar jerami dengan campuran bekatul dan kapur. Keesokan harinya, campuran media dibolak balik hingga merata dan tambahkan Urea 0,9%. Bila kelembapan media tanam kurang, dapat ditambahkan air secukupnya.

Pada hari ke 6 tambahkan ZA 1%, kemudian aduk-aduk media.Pada hari ke 10, tambahkan TSP 1,2%, aduk-aduk media, kemudian diamkan hingga hari ke 12 – 17.

Sterilisasi Media

PROSES BUDIDAYA JAMUR KANCING
Sumber Gambar :
blog.kulina.id

Dalam penanamannya yang diharapkan adalah menumbuhkan jamur kancing dan bukan menanamkan jamur jenis lainnya. Namun untuk menghindari adanya jamur jenis lain, maka anda bisa mensterilkan media tanamnya terlebih dahulu dan menghilangkan gas beracun. Tahapan sebagai berikut ini adalah :

  • Setelah itu terbarkan media tanam yang telah anda buat dikompos dengan erata dan ditaruh diatas rak tanam yang sudah disiapkan. Untuk ketebalannya anda bisa memberikan ketebalan sekitar 15-20 cm saja.
  •  Alirkan uap panas yang berasal dari perebusan perebusan air di pembangkit uap ke dalam kubung. Naikkan suhu secara bertaqhap, dan ketika suhu mencapai 60o – 65o C, pertahankan selama 12 jam. Setelah suhu mencapai 65o – 75o C, ventilasi rumah kumbung dibuka agar suhunya turun menjadi 40o – 45o C.
    Jaga suhu agar tetap stabil pada kisaran 40o – 45o C selama 70 jam. Memakan waktu yang lama memang namun untuk menghasilkan akhir yang total dan maksimal untuk menanam jamur kancing.

Selanjutnya, segera akhiri proses sterilisasi dengan cara membuka ventilasi udara hingga suhunya menjadi 32o C. Sterilisasi dapat pula dilakukann di rumah pengomposan dengan cara tutup tumlpukan kompos dengan plastik dan tungu hingga suhu mencaoai 60o C dan pertahankan selama 12 jam.

Selanjutnya pindahkan kompos ke rumah kumbungg dengan suhu 47o – 50o C, pertahankan suhu tersebut selama 40 jam. Kemudian lakukan pendinginan hingga suhu mencapai 32o C.

Penasaran dengan  Pengertian dan Contoh Proposal Kegiatan 17 Agustus

Penanaman Bibit Jamur Kancing

PENANAMAN BIBIT JAMUR KANCING

Selanjutnya adalah penanaman bibit yang bisa turun hingga 32 derajat celcius. Cara penanaman bibit yang juga simple dengan cara menebarkan langsung ke bagian rak tanam yang sudah diisi dengan media. Biasanya tinggi rak tanam 15 – 20 cm, panjang 3 m dan lebar 1 meter.

Untuk ukuran rak tersebut, diperlukan bibit jamur 10 – 14 botol dengan isi 220 cc. Setelah 12-14 hari miselium mulai tumbuh. Di dataran tinggi suhu ideal 28.8o – 30o C, dan untuk dataran rendah jamur champignon perlu suhu ideal 24.4o – 26.6o C dengan kelembapan 90 – 100%.

Casing Jamur Kancing

Selanjutnya adalah bagian casing, dimana casing biasanya untuk melapisi tanah dan juga menutup dengan tebal sekitar 3-5 cm saja. Di atas media tanam yang bisanya tumbuh miselium, perlu anda ketahui bahwa miselium merupakan bahan utama atau bagian jamur pertama yang biasanya akan menjadi jamur.

Kembali pada tujuan casing, yaitu menstimulir pembentukan tubuh buah, mengurangi kerusakan kompos, membantu pertumbuhan jamur, serta membantu mengurangi penguapan air. Tanah yang dugunakan untuk casing harus tanah berwarna cokelat dan berpori, pH nya 6,2 – 8, dan bebas dari hama dan penyakit.

Untuk tanah sendiri sebaiknya disterilisasi pada suhu 70 derajat C selama 3-4 jam, atau diberi 2 liter formalin 40% per meter kubik tanah. Jika ditanya aman atau tidak, sebenarnya tidak umum memang untuk menggunakan jenis formalin untuk media tanah namun hal tersebut tidak masalah untuk jamur kancing.

Panen Hasil Budidaya Jamur Kancing

Panen Hasil Budidaya Jamur Kancing
Sumber Gambar :
https://pxhere.com

Memasuki masa panen, jamur sangat mudah memanennya dimana proses casing memang memakan waktu agak lama. Setelah casing maka jamur kancing akan memasuki masa panen.

Untuk jamur kancing sendiri anda harus memanennya secepat mungkin saat jamur mulai matang. Bukan tanpa sebab, jamur kancing mudah busuk dan semakin lama semakin buruk.

Penasaran dengan  Cara Mudah Bergaul Dengan Teman Baru

Selain itu anda harus memikirkan bahwa jamur kancing yang dipanen jelas akan didistribusikan lain waktu, maksudnya masih ada proses seperti ke pasar dan perjalanan ke konsumen.

Jika anda menjual melewati jadwal panen maka ketika sampai di pasar akan terlihat jelek dan justru tidak akan laku.
Selain itu anda harus waspada pada beberapa hama yang menjadi pengganggu pada jamur kancing. Hama yang paling banyak menyerang adalah serangga.

Lalat dan nyamuk menjadi dua serangga yang tidak diinginkan datang ke tempat jamur anda. hal ini kondisi yang lembab ditambah dengan aroma substrat/media log yang menarik perhatian serangga. Sehingga jelas mengundang lalat dan nyamuk menjadi hal yang paling mudah.

Selain itu, yang paling berbahaya adalah telur atau larva yang menetas dan juga memakan miselium yang seharusnya menjadi bibit jamur kancing selanjutnya. Jika hal tersebut terjadi maka kerugian sudah di depan mata anda.

cara yang mudah adalah dengan memeriksa tempat jamur anda tumbuh dan jangan menyemprotnya menggunakan obat nyamuk karena akan terkena misellium. Coba tanami tanaman lavender atau sejenisnya di dalam ruang tanam jamur.

Tinggalkan komentar