Cara Mudah Ternak Ayam Bangkok Bagi Pemula

Ayam bangkok merupakan salah satu jenis ayam yang banyak dipelihara dan diminati masyarakat Indonesia. Meskipun begitu, beberapa orang hanya memelihara 1-2 tanpa membudidayakan atau melakukan ternaknya.

Sehingga ayam bangkok memiliki harga yang lumayan mahal ? selain itu ternak ayam di Indonesia lebih banyak petelur atau pedaging karena dianggap lebih menguntungkan.
Mengingat jika melihat dari minat pasar memang telur ayam dan daging ayam cukup tinggi.

Lalu bagaimana jika anda memilih ternak ayam bangkok, dan apa saja keunggulan jika anda melakukan ternak ayam bangkok ?

Ayam bangkok adalah salah satu jenis ayam yang ada di Indonesia dan mendatangkan bibit ayam langsung dari Bangkok Thailand. Ayam ini, berbeda dengan ayam jawa dimana tubuh ayam bangkok lebih kekar dibandingkan dengan ayam jawa, dimana bentuk ayam ini juga jauh lebih perkasa dibandingkan ayam lokal.

Biasanya ayam bangkok ini digunakan untuk bertarung atau koleksi para pecinta ayam. Akan tetapi, ada juga beberapa orang yang suka mengonsumsi ayam bangkok.

Untuk anda yang ingin mencoba ternak ayam bangkok, sebenarnya tidak ada salahnya terutama ayam pedaging dan petelur sudah meraja lela dimana-mana dan tentunya persaingan yang tinggi.

Ternak ayam ini juga berpotensi memberikan keuntungan yang tidak kalah tinggi. Jika anda berhasil melakukan ternak dan merawatnya ayam jenis ini, peternakan Anda akan menghasilkan ayam bangkok kualitas super yang banyak dicari oleh para penggemar ayam.

Untuk harga sebenarnya bisa dijual jutaan rupiah per ekornya, hal ini tentu akan memberikan keuntungan besar walaupun anda hanya menjual 5-10 ayam saja perbulan. Simak bagaimana budidaya ayam bangkok yang sebenarnya.

Pilih Bibit Unggul Ayam Bangkok

Ternak Ayam Bangkok
Sumber gambar : https://paktanidigital.com/

Pertama adalah memilih bibit unggul, dimana ayam bangkok yang laku dipasaran merupakan jenis ayam bangkok yang tidak tanggung kualitasnya dan tentu super bagus. Ayam ini diperoleh dari bibit yang juga berkualitas dan tentu saja teruji. Untuk itu tahapan pertama yang harus anda lakukan memilih bibit yang berkualitas juga.

Penasaran dengan  6 Manfaat Berorganisasi Sekolah Lengkap (OSIS)

Lantas bagaimana memilihnya ? mengingat mencari yang berkualitas tidaklah gampang. Anda tentu harus membicarakan tentang indukannya juga.

Untuk karakter ayam yang berkualitas jenis jantan maka ayam harus memiliki kepala berbentuk seperti buah pinang. Sedangkan untuk betina kepalanya seperti kepala ular dan jelas fisik yang sehat menjadi kualifikasi nomor dua setelah ciri sebelumnya.

Dari sana anda bisa menilai bahwa indukan ayam tersebut sehat. Sedangkan untuk mencetak calon ayam bangkok yang juara, bukan hanya dari bibit saja, namun dilatih untuk menjadi ayam petarung.

Namun para peternak sendiri percaya bahwa induk bisa menjadi bibit awal ayam tersebut memiliki fisik yang kuat atau tidak. Jika perlu jantan dan betinanya memiliki fisik yang kuat.

Setelah ayam bangkok betina bertelur, siapkan kandang ayam terpisah yang disediakan untuk menaruh telurnya. Biarkan indukan mengerami telurnya sampai menetas tanpa terganggu dengan ayam lain terutama ayam betina.

Mengingat ayam betina seringkali merusak kandang untuk mengeram. Setelah telur menetas pisahkan bibit dan indukan setelah itu rawatlah bibit ayam bangkok ini dan menghasilkan ayam jago bertarung

Perhatikan Kebersihan Kandang

kandang ayam bangkok
sumber gambar : https://hobiternak.com/

Kandang merupakan hal kedua yang bisa menjadi kunci kesuksesan ayam bangkok berhasil. Kandang yang bersih akan mendukung pertumbuhan dan perkembangbiakan ayam bangkok anda.

Untuk itu pemeliharaan kandang yang rutin dengan membersihkannya dan menyemprotnya menggunakan pembersih agar tidak muncul virus atau penyakit yang bisa mengganggu ayam bangkok anda.

Selain itu jadwal kebersihan bisa dilakukan sebanyak dua kali sehari. Tak hanya menyingkirkan kotoran ayam, Anda juga harus membersihkan wadah pakan ayam sehingga makanan yang dikonsumsi ayam tetap steril.

Mengingat ayam merupakan hewan yang buang air sembarangan dan jelas akan mengotori kondisi kandang.

Penasaran dengan  4 Cara Budidaya Jamur Kancing untuk Pemula dengan Mudah

Selanjutnya jika anda memelihara dengan jumlah yang banyak maka anda lebih baik membuat kandang yang dipetakan. Setiap andang diberikan tempat untuk bertengger, Hal ini dikarenakan ayam bangkok sangat suka bertengger.

Tak hanya itu, tinggi kandang per petaknya minimal 50 cm untuk ayam umur 3 bulan agar ayam tidak susah bergerak. Setiap kandang juga harus diberikan tempat makan dan minum.

Selain itu beberapa petugas peternakan dari pemerintah juga terkadang membuka vaksin atau penyemprotan sejenis flu burung yang khusus untuk unggas agar tidak terjangkit.

Selain itu pemerintah juga biasanya menyediakan program membantu membersihkan dan mendeteksi apakah ternak anda memiliki masalah atau tidak. Sehingga anda tidak perlu khawatir akan kondisi ayam bangkok anda.

Pilih Pakan yang Berkualitas

pakan ayam yang berkualitas
pakan ayam yang berkualitas

Sama seperti manusia, ayam bangkok juga membutuhkan makanan yang berkualitas untuk berkembang biak dan tumbuh dengan baik. untuk ayam bangkok yang dirawat dengan baik maka pakan yang biasa diberikan adalah beras merah pakan ayam.

Untuk menghasilkan ayam laga, anda tidak boleh pelit masalah pakan ayam bangkok. Pemberian pakan ayam harus disesuaikan dengan umur ayam tersebut dan jangan sampai berlebih atau sampai kekurangan juga.

Untuk ayam bangkok usia 0 sampai dengan 3 bulan, pakan yang dibutuhkan adalah yang bisa membuat tulang ayam kokoh agar bisa menjadi ayam jagoan. Sedangkan untuk makanan yang pas untuk ayam bangkok muda adalah voor 592.

Jika anda memiliki ayam dengan usia 3 bulan sampai dengan 6 bulan, Anda bisa menggantinya dengan voor 594 yang dicampur nasi. Perbandingannya terntu lebih banyak voornya daripada beras yang diberikan kepada ayam bangkok.

Selain itu ayam bangkok juga masuk kedalam masa pertumbuhan dimana anda harus atau wajib memberikan pakan seperti Voor 594 yang dicampur dengan nasi adalah perpaduan yang tepat. Anda bisa memberi makan ayam bangkok secara teratur dengan intensitas 3 kali sehari.

Penasaran dengan  Apa arti GWS, OTW, dan BTW?

Untuk ayam bangkok yang sudah berusia di atas 6 bulan, tidak baik jika terus menerus diberikan pakan voor. Ayam umur 6 bulan harus diberikan pakan dengan tekstur yang lebih keras karena ayam sudah masuk fase dewasa. Pakan yang diberikan hampir sama seperti ayam biasa.

Selain itu anda harus memberikan pakan tambahan seperti bekatul, kedelai, variasi pakan yang lebih bernutrisi agar ayam bangkok anda bisa melihat perkembangan yang lebih bagus lagi pada ayam anda.

Tambahan untuk ternak ayam bangkok lainnya adalah ayam jenis ini merupakan salah satu ayam yang memang berharga mahal dan tentu saja seperti yang anda ketahui bahwa ayam dengan biaya perawatan yang lumayan.

Jika anda pemula usahakan untuk ternak dalam jumlah yang kecil terlebih dahulu. Namun, terawat dan juga anda bisa mengurus keseluruhan ayam bangkok.

Demikian adalah cara mudah ternak ayam bangkok. Beternak ayam bangkok ternyata tidak sesusah yang Anda bayangkan. Keuntungan bisnis ini juga sama besarnya dengan bisnis yang lain.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Nantikan informasi menarik lainnya.

Tinggalkan komentar