Tentang Penulis

 

Azzam Aviero

  • Diri Saya

Hallo..

Kali ini saya akan memperkenalkan tentang diri saya, nama lengkap saya Abdullah Azzam saya biasa dipanggil Azzam, saya lahir pada tahun 1998 dibulan ke 9 yaitu bulan September lebih tepatnya tanggal 15 dihari selasa, saya seorang laki-laki.

Saya terlahir berada diposisi ke 4 setelah orangtua saya melahirkan kaka saya sebelum lahirnya saya ke Dunia yang fana ini, saya lahir di indramayu lahir di rumah dengan bantuan dukun beranak lebih tepatnya di Jalan Sempurna no.32 Terusan-Sindang-Indramayu, saya mengetahui ini dari cerita orangtua saya.

Abdullah Azzam adalah nama yang terispirasi dari seorang mujahid yang wafat pada saat ingin menunaikan sholat jum’at pada tanggal 24 November 1989 untuk lebih tau tentang sosok beliau bisa cari kisahnya di google.

Azzam Aviero

Beliau wafat pada tahun 1989 dan saya lahir pada tahun1998 beda sepuluh tahun antara wafatnya beliau dengan kelahiran saya, harapan orangtua saya memberi nama Abdullah Azzam adalah agar saya bisa menjadi orang yang paling takut akan dosa dan larangan Allah dan menjadi mujahid, semoga harapan kedua orangtua saya tercapai.

Penasaran dengan  Suka Duka di Pesantren

Abdullah Azzam hanya dua kata beda dari ke 3 kakak saya dan 1 adik saya yang mempunyai 3 kata, tapi tidak berbeda dengan sikap dan kelakuannya.

Kata orang saya adalah orang yang humoris dan konyol seperti abi saya yang suka sekali bercanda dengan siapapun tidak memandang orang itu lebih tua atau muda, menurut saya bercanda adalah sesuatu yang penting dalam menjalani kehidupan dan ini sakral.

Saya terlahir dari orangtua yang taat akan agama dan berpengetahuan luas tentang agama islam, karena saya terlahir dari abi yang profesinya seorang ustad dan kalo suaminya aja ustad pastri istrinyapun mengikuti perintah suami menjadi seorang pendakwah juga.

  • Abi dan Umi

abi muid

Nama abi saya adalah Muidil Adha nama yang jarang sekali ditemui untuk nama seorang ustad karena abi saya keturunan jawa, abi saya asli orang Indramayu lahir dan tumbuh besar di sana makannya namanya adalah Muid yang memang jarang sekali untuk nama seorang pendakwah.

Sedangkan umi saya adalah seorang gadis pada zamannya yang berasal dari Ibu Kota DKI Jakarta, umi saya asli orang Jakarta dan mengetahui bagaimana Jakarta tempo dulu dan sekarang yang sudah sangat jauh berbeda katanya.

Penasaran dengan  Makanan Khas Sulawesi Utara yang Halal dan Enak (y)

Entah kapan dan seperti apa mereka bisa bertemu bahkan menikah saya pernah diceritakan hanya saja lupa, abi dan umi mempunyai 5 anak dan saya adalah anak ke-4 yang terdiri dari 3 anak laki-laki dan 2 anak peremuan.

  • Anak Pertama

Azzam Aviero

Annisa Nur Faizah ini adalah kaka saya yang paling tua karen dia anak pertama lahir pada tahun 1993 dan sekarang sedang mengemban amanah menjadi pembina asrama putri di Universitas Muhamadiya Yogyakarta sebenarnya kaka saya ini sudah lulus bulan lalu awal Agustus.

  • Anak Kedua

Azzam Aviero

Ammarudin Ahmad Fadullah adalah seorang laki-laki yang terlahir selang satu tahun dari kaka saya yang pertama yaitu tahun 1994 dan sekarang sedang menjalani pendidikan Kuliah di Cirebon sudah semester 6-7 dan mungkin tahun depan akan lulus.

  • Anak Ketiga

abi muid

 

Atikah Nur Azizah adalah seorang perempuan yang terlahir pada tahun 1994 yang hanya berbeda 2 tahun saja dari anak kedua dan sekarang kaka saya ini sedang kuliah juga di IAIN Solo sudah semester 5 dan sedang sibuk dengan kuliahnya untuk saat ini dan Organisasi Externnalnya.

  • Anak kelima

abi muid

Abdul Aziz Fatoni ini adalah adik saya satu-satunya ia sama seperti saya seorang laki-laki yang sekarang tinggi badannya hapir melebihi saya, ia terlahir pada tahu 2002 beda empat tahun dengan saya, sekarang ia masih duduk di kelas 3 SMP di Pesantren Al-Hikmah Cirebon.

Penasaran dengan  Inilah 29 Orang Ganteng Sintesa, Penerus Generasi Bangsa (Hijaukan Generasi)

 

Tinggalkan komentar